NEWSTUNTAS.COM – Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) berhasil meraih kemenangan dominan di MotoGP Belanda 2025 yang digelar di Sirkuit Assen, mengukuhkan posisinya di puncak klasemen dengan 307 poin. Namun, nasib berbeda menimpa rekan sesama penunggang Ducati, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing), yang harus gigit jari karena gagal finis.
Kemenangan Marc Marquez ini menunjukkan adaptasi luar biasanya dengan Desmosedici GP25. Memulai balapan dari posisi keempat, ia dengan cepat melesat ke depan, menguasai balapan sejak lap kelima, dan finis sebagai juara. Hasil ini semakin memperlebar jarak poinnya dengan para pesaing di klasemen.
Di sisi lain, Alex Marquez, yang sebelumnya berada di posisi kedua klasemen, mengalami insiden yang membuatnya tidak dapat melanjutkan balapan. Kegagalan finis ini menjadi pukulan telak bagi ambisinya untuk mengejar Marc, membuatnya tetap di 239 poin. Insiden ini menyoroti bahwa meskipun motor Ducati memiliki potensi besar, keberhasilan di sirkuit juga sangat bergantung pada faktor pembalap dan sedikit keberuntungan.
Pembalap Ducati lainnya, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), juga menunjukkan potensi di awal balapan dengan merebut posisi terdepan setelah start. Namun, ia akhirnya harus puas finis di posisi ketiga, hanya menambah 16 poin, menjadikannya 181 poin dan tetap di urutan ketiga klasemen. Hasil ini mengindikasikan bahwa motor Ducati mampu bersaing di barisan depan, namun Bagnaia belum mampu mengonversi keunggulan awal menjadi kemenangan seperti yang dilakukan Marc Marquez.
Performa kontras ini menggarisbawahi bahwa meskipun Ducati memiliki paket motor yang sangat kompetitif, kemampuan pembalap untuk memaksimalkan potensi tersebut menjadi kunci. Dominasi Marc Marquez menunjukkan betapa ia telah menyatu sempurna dengan motor barunya, sementara hasil Alex Marquez dan Francesco Bagnaia menunjukkan tantangan yang berbeda di tengah persaingan ketat MotoGP 2025.








