BALANGAN, newstuntas.com — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Gedung Sanggam Balangan saat perhelatan Festival Habsyi Se-Banua 6 Tahun 2025 resmi ditutup pada Sabtu malam. Acara yang diikuti oleh berbagai grup Habsyi dari wilayah Kalimantan Selatan bagian utara ini berlangsung meriah dan penuh semangat cinta Rasul. Paringin, 25 Oktober 2025
Dalam sambutan penutupannya, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Balangan, Ustadz Saiful Bahri, S.H.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, panitia, serta masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
Beliau menegaskan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni bernuansa Islami, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW.
“Sholawat adalah jembatan yang menghubungkan kita dengan Rasulullah SAW. Melalui festival ini, kita tidak hanya melestarikan seni, tetapi juga menanamkan kecintaan mendalam kepada Nabi. Semoga semangat ‘Sholawat Membumi’ ini terus hidup dan menjadi kekuatan untuk mewujudkan Banua yang Rahmatan Lil‘alamin,” ujar Ketua PCNU Balangan.
Ustadz Saiful juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang mempererat ukhuwah Islamiyah di Banua.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba Habsyi. Dalam kategori utama, Grup AL-MA’MUR PUTRA berhasil merebut Juara 1, disusul oleh Grup ASSYAUQANI di posisi Juara 2, dan Grup RRQ MUSLIMIN sebagai Juara 3. Adapun Grup AR-RAYYAN menempati posisi Juara 4, dan Grup SIRAJUL FALIHIN memperoleh Juara 5.
Selain kategori utama, panitia juga memberikan penghargaan khusus. Grup AR-RAYYAN dinobatkan sebagai Yel-Yel Terbaik, sementara Grup AL-MA’MUR PUTRA kembali menunjukkan keunggulannya dengan meraih Predikat Kostum Terbaik.
Festival yang mengusung semangat “Sholawat Membumi” ini diharapkan menjadi wadah pelestarian budaya Islami serta penguat nilai spiritual di tengah masyarakat Banua. Dengan antusiasme yang tinggi dari peserta dan masyarakat, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa cinta kepada Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui seni dan kebersamaan.
(Newstuntas.com/sidiq)


