Rahasia Balik Lonjakan Penumpang Sepuluh Persen Pelabuhan Batulicin

NEWSTUNTAS.COM, TANAH BUMBU  – Dahulu, menunggu kapal di pelabuhan seringkali identik dengan gerah, antrean mengular, dan ketidakpastian jadwal. Namun, pemandangan berbeda tersaji di Pelabuhan Batulicin, Tanah Bumbu, pada musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini.

Di sudut terminal penumpang yang sejuk, Siti Rahma (34) tampak santai. Tidak ada gurat kelelahan di wajahnya meski ia harus menunggu jadwal keberangkatan menuju Pulau Marabatuan. Sesekali ia memperhatikan anaknya yang asyik bermain di fasilitas playground yang disediakan pengelola.

 

“Sekarang rasanya beda sekali, seperti di bandara. Ada air minum gratis, ruang tunggunya bersih, dan yang paling penting, anak-anak tidak rewel karena ada tempat bermainnya,” ujar Siti dengan senyum sumringah, Senin (22/12/2025).

 

Transformasi yang Berbuah Kepercayaan Siti adalah satu dari ribuan saksi hidup perubahan besar di pelabuhan ini. Dampaknya nyata, jumlah penumpang musim Nataru tahun ini melonjak hingga 10 persen. Sebuah angka yang membuktikan bahwa jalur laut kembali menjadi primadona bagi warga Kalimantan Selatan.

 

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Pelabuhan Batulicin, Erry Ardiyanto, menyebut lonjakan ini sebagai “bonus” dari upaya memanusiakan penumpang.

 

“Kami ingin setiap orang yang masuk ke sini merasa dihargai. Kami renovasi terminal, kami tambahkan dispenser air minum gratis, hingga sistem tiket digital agar warga tidak perlu lagi berdesakan di loket fisik. Kalau layanannya manusiawi, masyarakat pasti akan datang sendiri,” jelas Erry dengan nada optimis.

 

Nadi Ekonomi yang Kembali Berdenyut Lonjakan penumpang ini rupanya membawa “angin segar” bagi para pelaku usaha kecil di sekitar pelabuhan. Di luar terminal, deretan warung makan dan toko suvenir tampak lebih sibuk dari biasanya. Aroma masakan khas Banjar menyeruak, menggoda para pelancong yang sedang singgah.

 

Peningkatan arus manusia sebesar 10% ini bukan sekadar statistik di atas kertas bagi para pedagang lokal. Ini adalah tambahan modal untuk sekolah anak-anak mereka, dan harapan baru bagi jasa transportasi darat yang setia menunggu di pintu keluar pelabuhan.

Bacaan Lainnya

 

Digitalisasi: Perpisahan dengan Antrean Panjang Satu lagi yang berubah: kesunyian di loket tiket. Bukan karena sepi peminat, melainkan karena kini jempol masyarakat sudah lebih lincah memesan tiket lewat smartphone. Sistem tiket online yang efisien membuat perjalanan lebih terencana dan tepat waktu.

 

Bagi Pelabuhan Batulicin, kenaikan jumlah penumpang tahun ini adalah sebuah pesan kuat: bahwa infrastruktur yang dibangun dengan hati, pada akhirnya akan membangun ekonomi masyarakat di sekitarnya.

 

 

banner 468x60 banner 500x90

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *