Barcelona Juara Piala Super Spanyol Usai Tekuk Madrid Dramatis

Foto instagram Barcelona @fcbarcelona Foto selebrasi pemain Barcelona usai mencetak gol di Final Piala Super Spanyol
Foto instagram Barcelona @fcbarcelona Foto selebrasi pemain Barcelona usai mencetak gol di Final Piala Super Spanyol

JEDDAH – Stadion King Abdullah Sports City menjadi saksi bisu salah satu El Clasico paling dramatis dalam sejarah Piala Super Spanyol. Duel final musim 2025/2026 antara Barcelona dan Real Madrid pada Senin (12/1/2026) berakhir dengan tensi tinggi, hujan gol, hingga pengusiran pemain dari lapangan hijau.

Babak Pertama: Drama Empat Gol dalam 10 Menit

Laga langsung berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit awal. Barcelona membuka keunggulan pada menit ke-36 setelah Raphinha memaksimalkan umpan manis Fermin Lopez. Namun, Real Madrid merespons cepat di menit ke-42+2 lewat aksi individu memukau Vinicius Junior yang mengecoh lini belakang Barca sebelum menaklukkan kiper.

Foto screenshot postingan instagram RFEF @rfef jelang final Piala Super Spanyol 2026. Menampilkan pelatih Real Madrid dan Barcelona
Foto screenshot postingan instagram RFEF @rfef jelang final Piala Super Spanyol 2026. Menampilkan pelatih Real Madrid dan Barcelona

Drama kian memuncak di masa injury time babak pertama. Robert Lewandowski kembali membawa Barca unggul pada menit ke-42+4 usai menerima asis dari Pedri. Namun, kemenangan babak pertama Barca buyar di detik terakhir (45+7) ketika pemain muda Gonzalo Garcia menyambar bola liar hasil sepak pojok. Skor 2-2 menutup paruh pertama yang penuh adrenalin.

Babak Kedua: Raphinha Menjadi Pahlawan di Tengah Hujan Kartu

Memasuki babak kedua, permainan tidak melambat. Kedua tim saling jual beli serangan hingga akhirnya Raphinha mencetak gol keduanya pada menit ke-73. Memanfaatkan asis dari Dani Olmo yang baru masuk, pemain asal Brasil ini membawa Barcelona kembali memimpin 3-2.

Tensi yang panas membuat wasit harus bekerja ekstra keras. Tercatat lima kartu kuning keluar dari saku wasit untuk Federico Valverde, Raul Asensio, dan Alvaro Carreras dari kubu Madrid, serta Eric Garcia dan Pedri dari Barcelona. Puncaknya, Barcelona harus bermain dengan 10 orang setelah Frenkie De Jong diganjar kartu merah langsung.

Adu Taktik dan Perjudian Pemain Bintang

Merespons situasi, kedua pelatih melakukan perombakan besar. Carlo Ancelotti memasukkan Kylian Mbappe, David Alaba, Arda Guler, hingga talenta muda Franco Mastantuono untuk mengejar ketertinggalan. Di sisi lain, Hansi Flick memperkuat pertahanan dengan memasukkan Ronald Araujo serta menyegarkan lini depan lewat Marcus Rashford dan Ferran Torres.

Meskipun Real Madrid terus menggempur di sisa waktu, pertahanan Barcelona yang disiplin berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai. Trofi perdana di tahun 2026 resmi menjadi milik tim Catalan.

 

Statistik Krusial Pertandingan

 

 

Kartu Kuning

Bacaan Lainnya

– Valverde, Asensio, Carreras (Real Madrid)

– E. Garcia, Pedri (Barcelona)

Kartu Merah

– Frenkie De Jong (Barcelona)

 

 

Rekap Pencetak Gol & Asis:

Menit 36: Raphinha (Barca) – Assist: F. Lopez

Menit 42+2: Vinicius Jr (Madrid) – Assist: G. Garcia

Menit 42+4: Lewandowski (Barca) – Assist: P. Gonzalez

Menit 45+7: Gonzalo Garcia (Madrid) – Situasi Sepak Pojok

Menit 73: Raphinha (Barca) – Assist: D. Olmo

 

 

 

banner 468x60 banner 500x90
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *