NEWSTUNTAS.COM – Jalur alternatif Batulicin-Banjarbaru menjadi salah satu pilihan utama pemudik dari atau menuju Tanah Bumbu.
Alasan pemudik memilih jalan yang diberi nama Jalan Gubernur Sahbirin Noor itu, karena aksesnya memang lebih cepat ketimbang melewati Tanah Laut, untuk menuju Banjarmasin atau pusat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan Banjarbaru baik dari Tanah Bumbu maupun Kotabaru.
Disampaikan Muhammad Yusup yang mudik dengan keluarga dari Barito Kuala, melewati jalan ini, karena alasan dapat memberikan efisiensi waktu lebih cepat satu bahkan 1 jam
“Kalau dari Batulicin lewat Tanah Laut, kalau saya sampai ke Banjarmasin dulu itu sampai 5 jam 30 menit, sementara lewat jalur Alternatif hanya 4 jam,” katanya.
Dilanjutkan, olehnya, meski kontur jalan yang ekstrim, bahkan tak sekali mengakibatkan pengendara kecelakaan, jalan ini tetap menjadi pilihan utama lantaran sangat memangkas waktu.
Menurutnya, diri sebagai pengendara lah yang harus berhati-hati ketika melintasi di jalan, selalu meningkatkan perhatian, misalnya di area tikungan .
Dia berharap, di jalan ini dapat dipasangi rambu-rambu lebih banyak lagi, kemudian fasilitas juga terus dilengkapi seperti rest area untuk bersinggah.
Babinsa Koramil 1022-08/Mantewe melaksanakan kegiatan pengamanan arus mudik di Pos Pantau Mudik Lebaran di Wilayah Kecamatan Mantewe, Kamis (3/4/2025).
Pelaksanaan kegiatan Pos Pantau Mudik Lebaran ini juga diikuti oleh beberapa instansi terkait meliputi Polri, Dinkes, Dishub, Satpol-PP dan lainnya.
Keberadaan Pos Pantau Mudik Lebaran sangat penting untuk menunjang keamanan dan kenyamanan para pemudik adapun kegiatan meliputi pemantauan arus lalu lintas baik kendaraan umum maupun pribadi, roda 2 dan 4 yang melintas.
Apalagi daerah Kecamatan Mantewe merupakan tempat perlintasan untuk menuju beberapa Kabupaten lain, hingga juga sebagai perlintasan antar Provinsi.
Babinsa bersama pihak Kepolisian dan instansi terkait lainnya tidak lupa menghimbau pemudik agar selalu hati hati di jalan saat berkendara dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, apabila pengendara kurang Vit, lelah maupun mengantuk, dihimbau agar istirahat untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
Selain memantau arus lalu lintas, Babinsa dan instansi terkait juga meninjau tempat-tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat, agar masyarakat merasa nyaman dan aman saat berekreasi bersama keluarga.
Dandim 1022/Tnb Letkol Inf Boni Berdian, melalui Danramil 1022-08/Mantewe Letda Inf Horensyah menyampaikan keterlibatan Babinsa dalam pengamanan Lebaran ini adalah bagian dari tugas kewilayahan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam menyambut hari Raya Idul Fitri 1446 H / 2025 M.
Sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait di Pos Pantau Lebaran ini diharapkan dapat menciptakan kenyamanan di tengah-tengah masyarakat dalam melaksanakan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri tahun ini.
“Kami menghimbau kepada pengendara agar selalu berhati-hati, kemudian bagi wisatawan yang berwisata di pemandian sungai lulut, agar selalu waspada, terhadap anak-anak ketika bermain, maupun kondisi air,” ungkapnya.








