BALANGAN, newstuntas.com – SIPATEN (Sistem Pendaftaran Pelatihan Online) merupakan inovasi pelayanan publik yang dikembangkan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja Kabupaten Balangan. Inovasi ini dihadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan akan sistem pendaftaran pelatihan yang lebih efektif, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat. Selasa (7/1/2025)
Pengembangan SIPATEN berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Selain itu, inovasi ini juga sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan Inovasi Daerah. Dari sisi ketenagakerjaan, SIPATEN diperkuat oleh Permenakertrans Nomor PER.19/MEN/IX/2009 tentang Sistem Informasi Ketenagakerjaan da,n Permenaker Nomor 6 Tahun 2025 yang membuka ruang pelaksanaan rekrutmen pelatihan vokasi secara daring.
Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Balangan, Abdul Mukhlis, menjelaskan bahwa sebelum adanya SIPATEN, proses rekrutmen peserta pelatihan masih dilakukan secara manual. “Calon peserta harus datang langsung ke kantor BLK untuk mengambil, mengisi, dan mengumpulkan formulir beserta berkas persyaratan. Proses ini memakan waktu cukup lama dan menyulitkan baik bagi masyarakat maupun petugas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan administrasi dan rekapitulasi data peserta juga menjadi tantangan tersendiri. “Petugas harus memilah berkas secara manual sehingga proses seleksi menjadi kurang efisien dari sisi waktu dan tenaga,” jelasnya.
Melihat kondisi tersebut, SIPATEN dirancang sebagai solusi digital untuk menjawab tantangan administrasi dan pelayanan publik di bidang pelatihan kerja. Lahirnya inovasi ini juga dilatarbelakangi oleh isu strategis ketenagakerjaan nasional, seperti tingginya angka pengangguran usia produktif, masih lebarnya kesenjangan keterampilan (skill gap), serta tuntutan kompetensi di era industri 4.0. SIPATEN turut mendukung pencapaian Asta Cita ke-3, yaitu meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan memperkuat pengembangan sumber daya manusia.
Melalui SIPATEN, proses pendaftaran pelatihan kini dilakukan sepenuhnya secara online dengan memanfaatkan formulir digital berbasis Google Form. Masyarakat cukup mengakses tautan pendaftaran yang dibagikan melalui media sosial atau brosur digital, kemudian mengisi data diri seperti nama, NIK, tempat dan tanggal lahir, alamat, pendidikan terakhir, serta memilih jenis pelatihan yang diminati. Seluruh berkas persyaratan dapat diunggah langsung tanpa harus datang ke kantor BLK.
Penerapan SIPATEN memberikan berbagai manfaat nyata. “Proses rekrutmen peserta menjadi lebih cepat, administrasi lebih tertata dan terintegrasi, serta penggunaan ATK dapat dikurangi karena seluruh data dikelola secara digital,” ungkap Abdul Mukhlis.
Ia juga menyebutkan bahwa waktu pendaftaran yang sebelumnya dapat memakan waktu hingga dua minggu, kini dapat diselesaikan dalam waktu yang jauh lebih singkat.
Selain meningkatkan efisiensi, SIPATEN juga memperluas aksesibilitas layanan pelatihan kerja. “Masyarakat kini dapat mendaftar kapan saja dan dari mana saja tanpa terkendala jarak dan waktu,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, SIPATEN didukung oleh tim internal BLK Kabupaten Balangan yang dibentuk secara resmi melalui Surat Keputusan Kepala Dinas. Tim ini berperan sebagai aktor dan jejaring inovasi yang bertugas melakukan sosialisasi, pendampingan, monitoring, serta evaluasi agar inovasi dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
“Dengan hadirnya SIPATEN, kami berharap BLK Kabupaten Balangan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan, memperluas partisipasi masyarakat dalam pelatihan kerja, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia dan pembangunan daerah,” pungkas Abdul Mukhlis. (Newstuntas.com/Sidiq)


