Bulan Mei 2026 menjadi begitu istimewa karena sejumlah hari besar nasional maupun hari besar keagamaan seperti Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, Idul Adha 1447 H, Kenaikan isa Almasih, hari buruh, peringatan reformasi serta momentum kejadian lainnya ada di bulan ini.
“Bulan Mei ini menjadi momentum penting bagi kami mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi. Namun saya juga sepakat dan mengajak seluruh rekan mahasiswa dan elemen masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas dan mengedepankan persatuan dalam menyampaikan aspirasi,” ujarnya.
Selain itu, Jihad Mujahidin menyoroti masih adanya persoalan terkait pemerataan bantuan, akses pendidikan, hingga pelayanan birokrasi yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Sebagai bagian dari sistem pendidikan, Jihad Mujahidin mengapresiasi program peningkatan SDM pemerintah pusat yang di realisasikan melalui program beasiswa karena sangat membantu kami generasi muda melanjutkan pendidikan.
“Program beasiswa ini patut diapresiasi karena membuka peluang pendidikan bagi anak-anak muda, terutama yang memiliki keterbatasan ekonomi. Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa,” ucapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Ir. H. Muhammad Noor Rifani, S.H., S.T., M.T. selaku Bupati Tabalong yang dinilai turut mendukung pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia di daerah.
Sejumlah mahasiswa menilai program beasiswa menjadi harapan baru bagi generasi muda daerah agar mampu bersaing dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain membantu biaya pendidikan, program tersebut juga dinilai mampu menekan angka putus sekolah dan mendorong semangat belajar.
Namun demikian, sejumlah pihak juga memberikan kritik terhadap pelaksanaan program beasiswa yang dinilai masih belum sepenuhnya merata. Beberapa mahasiswa mengeluhkan kurangnya sosialisasi informasi, proses administrasi yang rumit, hingga dugaan ketimpangan akses antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil.
“Programnya sangat baik, tetapi pemerintah perlu memastikan distribusinya benar-benar adil dan transparan. Jangan sampai hanya kelompok tertentu yang mudah mengakses informasi dan fasilitas,” ujar Jihad Mujahidin
Sikap kritis kami semata agar program pemerintah dapat efektif.






