TANJUNG – SMPN 6 Tanjung terus berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Melalui program Literasi Keagamaan, seluruh siswa diajak untuk memulai hari dengan kegiatan spiritual sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap pagi, mulai dari hari Selasa hingga Kamis. Program ini menjadi bagian dari visi sekolah untuk mencetak siswa yang agamis dan memiliki karakter mulia di tengah keberagaman.
Keberagaman dalam Harmoni
Suasana khidmat terasa di lingkungan sekolah saat bel masuk berbunyi. Di lapangan dan teras, siswa-siswi melaksanakan literasi keagamaan secara serentak:
Siswa Muslim: Melaksanakan pembacaan surah-surah pilihan secara bersama-sama. Rangkaian literasi dimulai dengan melantunkan Asmaul Husna, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin Hari Selasa, Surah Al-Waqi’ah Hari Rabu, serta Surah Ar-Rahman Hari Kamis. Kegiatan ditutup dengan doa belajar untuk memohon keberkahan ilmu sebelum memulai pelajaran.
Siswa Non-Muslim: Di tempat terpisah, siswa-siswi non-muslim melaksanakan kegiatan Pendalaman Alkitab. Mereka dipandu untuk membaca, merenungkan, dan mendiskusikan ayat-ayat suci sebagai landasan moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

Membangun Fondasi Karakter
Kepala Sekolah SMPN 6 Tanjung menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya sadar untuk membentengi siswa dengan nilai-nilai ketuhanan.
“Tujuan utama kami adalah menjadikan siswa SMPN 6 Tanjung sebagai pribadi yang agamis. Dengan membiasakan diri membaca kitab suci dan berdoa setiap pagi, diharapkan hati dan pikiran siswa lebih siap menerima pelajaran dan bertingkah laku positif,” ujarnya.
Antusiasme siswa pun terlihat jelas. Dengan bimbingan para guru agama, kegiatan ini berjalan dengan tertib dan khusyuk. Literasi keagamaan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap toleransi sekaligus memperkuat iman masing-masing siswa di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Melalui konsistensi yang dilakukan setiap Selasa hingga Kamis ini, SMPN 6 Tanjung membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis religi adalah investasi terbaik bagi masa depan generasi bangsa.








